Menjadi Wirausaha Digital Sangat Menjanjikan
Oleh: Dwi Septian Wicaksono
Seiring berkembangnya zaman, muncul sebuah istilah bernama wirausaha digital. Apa itu wirausaha digital? wirausaha digital merupakan seseorang atau perusahaan yang menjalankan usahanya dengan memanfaatkan teknologi digital. Pemanfaatannya bisa dalam bidang produksi barang atau jasa.
Pentingnya kewirausahaan digital saat ini adalah karena banyak kegiatan yang dilakukan secara daring, terutama kegiatan transaksi jual-beli barang atau jasa. Jika tidak memanfaatkan teknologi, kegiatan wirausaha akan terasa berat. Contohnya jika melayani permintaan yang cukup banyak tetapi Sumber Daya Manusia (SDM) tidak mencukupi, maka akan kerepotan jika dikerjakan secara manual. Namun dengan bantuan teknologi seperti pemesanan secara online, maka proses pemesanan akan menjadi lebih mudah ditangani. Meskipun pesanan tersebut mencapai ratusan hingga ribuan per harinya
Menurut Ir. IBM Jaya Martha M.M.,CMPM dalam sebuah diskusi secara virtual, ada 5 strategi bisnis pada kewirausahaan digital, yaitu:
Customer Focus. Keunggulan kompetitif diperoleh dengan berfokus pada kepuasan pelanggan, contoh: Jasa potong daging sesuai kebutuhan khusus pelanggan.
Omnichannel. Menghubungkan dunia offline ke online, contoh: Setiap outlet didorong untuk masuk ke E-Commerce.
Big Data. Menggunakan software untuk mendukung transaksi bisnis dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan data.
Cybersecurity. Melindungi informasi bisnis perusahaan.
Digital Capability. Mendukung perusahaan masuk ke dunia digital.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh IDC worldwide pada tahun 2015, ada 4 hal yang menjadi parameter untuk sebuah negara agar dikatakan telah masuk ke dunia digital, yaitu (1) Mobile Internet, (2) Cloud Technology, (3) Internet of Things, dan (4) Big Data & Advanced Analytics.
Mobile Internet, pengguna internet dengan perangkat seluler di suatu negara dianggap meningkat secara signifikan dari tahun ke tahunnya.
Cloud Technology, pemanfaatan penyimpanan data secara daring oleh perusahaan sehingga tidak membutuhkan hardware lebih banyak yang memakan biaya.
Internet of Things, penggunan teknologi digital untuk mengontrol kegiatan perusahaan, contohnya pengontrolan kegiatan distribusi perusahaan secara real-time untuk meminimalisir kecurangan oleh karyawan. Contoh lainnya adalah pengontrolan pada mesin seperti mesin pendingin untuk daging yang dikontrol supaya suhunya tetap stabil. Kedua contoh tersebut bisa dikontrol dengan menggunakan sistem sensor.
Big Data & Advanced Analytics, penggunaan teknologi untuk menganalisis apa yang akan terjadi di masa yang akan datang berdasarkan data.
Peluang untuk menjadi wirausaha digital terutama bagi para mahasiswa adalah ketika mereka berani untuk membuat hal yang baru dan bermanfaat dengan mempertimbangkan kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang, dan hal baru tersebut booming, maka mereka akan bergerak lebih cepat dan menjadi yang terdepan. Dengan kata lain mereka telah mencuri start dan menjadi pioneer dalam suatu bisnis.
Selain hal di atas, terdapat
beberapa peluang lainnya untuk menjadi wirausaha digital di Indonesia antara
lain, yaitu:
1. Pengguna
media sosial di Indonesia termasuk yang
tertinggi di dunia
2. Pendapatan
E-Commerce di Indonesia berjumlah USD 6 miliar pada tahun 2016
3. 78
persen pengguna internet saat ini melakukan pembelian secara online
4. Sekitar
75 persen pembelian online dilakukan melalui perangkat seluler
5. Populasi
pengguna internet meningkat karena HP murah
6. Adanya
start-up seperti Gojek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, Alfacart
7. Adanya
Financial Services seperti OVO, Dana, Gopay, Kartuku, HaloMoney
8. Pendanaan startup (2016) USD 1,7 Miliar
Selain itu, ada beberapa prospek bisnis digital di masa yang akan datang menurut perkiraan Ir. IBM Jaya Martha M.M.,CMPM, yaitu:
(Di Sektor Pabrik)
1. Pabrik
modern akan dilengkapi sensor yang dipasang di lini produksi dan mengirim
status operasi secara online ke bagian pengendali
2. Big
Data akan digunakan untuk meningkatkan efisiensi, hasil, kualitas, kondisi alat
untuk pemeliharaan
3. Pekerjaan berbahaya, berat, atau berulang akan dilaksanakan secara otomatis
(Di Sektor Pertambangan)
1. Digitalisasi
akan meningkatkan produktivitas tambang secara signifikan
2. Perencanaan
tambang dilakukan dengan software yang menggabungkan pertimbangan geologi dan
peralatan
3. Kendaraan
besar di lokasi seperti eskavator dan truk tidak lagi dikemudikan oleh manusia,
melainkan menggunakan sensor
4. Drone
akan memantau data lingkungan, seperti kualitas udara, suhu, dan cuaca
(Di Sektor Ritel)
1. Toko
ritel hampir tidak membutuhkan Sumber Daya Manusia
2. Seorang
pelanggan yang masuk ke toko pakaian dapat menerima pemberitahuan tentang
promosi yang disesuaikan berdasarkan riwayat pembelian
3. Augmented
reality akan mengubah cara kita mencoba pakaian
4. Pembayaran
dilakukan secara otomatis
5. Kemampuan
mengoptimalkan rak simpan dan inventaris secara otomatis
(Di Sektor Pertanian)
1. Traktor
otonom yang dikendalikan GPS akan melakukan sebagian besar pekerjaan, seperti
menyiapkan tanah dan menabur benih hingga memanen hasil bumi serta
mengangkutnya ke tempat pengumpulan.
2. Sistem
penyiraman dan pemupukan otomatis dan menggunakan sensor untuk mengoptimalkan
kondisi tanah
3. Ternak akan diberi geolag dengan sensor lokasi dan kesehatan
Dengan penjelasan beberapa prospek bisnis digital di beberapa sektor tersebut, maka besar harapan kepada para mahasiswa untuk membuat sebuah inovasi dalam bidang teknologi.
Menjadi wirausaha digital ternyata juga mempunyai tantangan, contohnya adalah tingkat kemampuan wirausaha dalam menerapkan teknologi digital dalam berwirausaha, jangan sampai berekspetasi terlalu jauh dari batas kemampuan yang dimiliki, mulailah dari lingkup yang sempit dahulu lalu berkembang ke depannya.
Kompetensi yang harus dimiliki saat
ingin menjadi seorang wirausaha digital adalah sebagai berikut:
Komunikasi, wirausaha harus bisa menjelaskan ide berulang kali, promosi ke investor atau pelanggan.
Finansial, wirausaha harus memiliki kecerdasan finansial seperti mengendalikan arus kas.
Merk, setiap wirausaha harus memiliki merk dan setiap wirausaha adalah merk. Cara berbicara, cara menanggapi email, cara memperkenalkan diri, cara menulis, adalah merk “citra” anda sebagai wirausaha.
Marketing, seorang wirausaha harus pandai dalam memasarkan produknya supaya diketahui banyak orang. Hal tersebut bisa ia lakukan dengan mendalami ilmu pemasaran digital untuk mengoptimalkan Search Engine, pemasaran media sosial, pemasaran konten, dan pemasaran via email.
Networking, semakin luas relasi yang dibangun, semakin kuat pondasi bisnis seorang wirausaha.
Automation, melakukan hal yang sama berulang kali, akan mengurangi produktivitas wirausaha. Jika perangkat lunak bisa mengerjakan, maka pelajari cara menggunakan atau melakukan pendelegasian.
Design, bedanya produk bagus dan produk hebat adalah desain. Banyak wirausaha gagal karena mengabaikan unsur ini. Design bukan hanya tampilan saja, tetapi fungsinya juga termasuk.
Analytics, belajar menganalisis menjadi hal penting. Sehebat apapun firasat atau intuisi, belajarlah membuat keputusan berdasarkan data.
Technical, pemahaman sederhana tentang algoritma dan cara berpikir terstruktur, akan mengembangkan pemikiran logis untuk pemecahan masalah yang kompleks.
Learning, online learning adalah salah satu keterampilan penting di era digital yang akan membantu untuk meningkatkan kinerja bisnis.
Bagaimana teman-teman, apakah kalian tertarik untuk menjadi wirausaha digital? Jika iya, jangan lupa perhatikan peluang dan kompetensi yang harus dimiliki seperti yang tertera di atas.
Jangan lupa berkunjung ke https://www.duniakampus40.net/ untuk menambah pengetahuan pengetahuan seputar kewirausahaan dan lainnya.
Mantapp Kali artikelnya Sep👍.
ReplyDeletePosting terus artikel menarik lainnya!
ReplyDelete